Jumat, 25 November 2016

Tolak Kekerasan Pada Anak

BUPATI Sergai Ir H Soekirman menekankan, anak merupakan amanah dan karunia dari Tuhan. Dalam dirinya melekat harkat dan martabat sebagai manusia seutuhnya. Karena itu, perlu mendapat kesempatan seluas-luasnya untuk kelangsungan hidup tumbuh dan berkembang secara wajar. Baik secara fisik, mental maupun sosial.

"Karena itu mari kita stop kekerasan pada anak. Jagalah anak-anak kita terus. Tatap mata mereka. Dari sini terlihat betapa mereka senantiasa meminta perlindungan kepada kita orangtuanya," ungkap Soekirman, diwakili Sekdakab Drs Hadi Winarno MM, Rabu (23/11), pada acara Peringatan Hari Anak Internasional, di Desa Besar II Terjun Kecamatan Pantai Cermin.

Saat ini, lanjutnya, banyak terjadi kasus kekerasan terhadap anak. Seperti pencabulan, kekerasan fisik, perdagangan anak dan lain sebagainya. Pemerintah bersama masyarakat dan dunia usaha melakukan berbagai upaya dalam pencegahan dan penanganan kasus terhadap anak. Salah satu usaha pemerintah dan masyarakat adalah dengan membentuk Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM). Sebuah gerakan dari jaringan atau kelompok warga pada tingkat masyarakat yang berkerja secara terkoordinasi. Utamanya untuk mencapai tujuan perlindungan pada anak.

Kabid PP dan Perlindungan Anak BP2AKB, Jurna Elvida SE, didampingi fasilitator Rosmawati SSy, menyampaikan, acara ini dibiayai Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. "Dananya langsung masuk ke rekening pemerintah desa," jelasnya.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar