Rabu, 02 November 2016

Dinas Pendidikan Bentuk Ekosistem Pendidikan Berkarakter

KELUARGA berperan penting dalam pembentukan jati diri anak. Melalui sosialisasi penguatan peran orangtua, Dinas Pendidikan Dairi berupaya membentuk insan serta ekosistem pendidikan dan kebudayaan  berkarakter dengan landasan gotong-royong.

Sosialisasi penguatan peran orangtua, kemarin (29/10), di Aula UPTD Sanggar Kegiatan Belajar (SKB)  Dairi, Panji Bako Sitinjo, hal pertama dalam pendidikan anak, melibatkan seluruh Kepala SD, PAUD dan TK. Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber dari pusat (Warisno SSos MPd), provinsi (Mawarni Telaumbanua SPd) serta dari Dairi (Dra Rosema Silalahi dan Jonner Situmorang SPd).

Kepala Dinas Pendidikan Dairi, Dra Rosema Silalahi, didampingi Sekretaris Besli Pane SE, menyebutkan, perlu dan pentingnya peran masyarakat dan keluarga dalam pembentukan jati diri anak. Keluarga atau masyarakat terkecil sangat berperan membentuk jati diri anak.

"Pendidikan anak dimulai dari keluarga, yaitu orangtua dan saudaranya. Orangtua dapat memberikan waktu minimal 20 menit untuk bercerita efektif kepada si anak. Selain itu, perlu membangun komunikasi aktif antara orangtua dengan guru. Dan sebaliknya serta menghormati orang lain di luar diri kita sendiri," jarnya.

Warisno menambahkan, perlu terbentuk insan serta ekosistem pendidikan dan kebudayaan yang berkarakter, dengan berlandaskan gotong royong. Penguatan pelaku pendidikan harus melibatkan orangtua dalam ekosistem pendidikan anak. Sekaligus mendukung institusi pendidikan, dengan lingkungan terdekat anak dan harus menyebarluaskan praktik-praktik pergaulan yang baik.

Masih dalam penuturan Warisno, pelibatan orangtua di sekolah dapat dilakukan melalui pertemuan dengan wali kelas minimal 2 kali per semester. Kemudian mengikuti kelas orangtua (parenting) minimal 2 kali setahun. Bisa juga hadir sebagai narasumber dalam kelas inspirasi dan menyelenggarakan pentas kelas pada akhir tahun pembelajaran.

"Pertemuan orangtua dengan wali kelas untuk menyampaikan rencana program pembelajaran selama 1 tahun. Membahas konsultasi pelaksanaan program pembelajaraan semester gasal serta mengevaluasi pelaksanaan program pembelajaran dan menyusun rencana pentas kelas," imbuhnya.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar