Jumat, 04 November 2016

Reloksi Pengungsi Jadi Fokus Utama Pemerintah

GUBERNUR Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi menegaskan, koordinasi yang terarah akan membuat semua permasalahan yang terjadi di Tanah Karo, akan terselesaikan dengan bijak.

Hal ini dikatakan Gubsu, saat menggelar kunjungan kerja (Kunker) bersama Kapoldasu, Irjen Pol. Dr Rycko Amelza Dahniel, Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Lodewijk Pusung, ke Kab. Karo, Kamis (3/11).
"Semua pihak harus bersinergi untuk peningkatan kapasitas pembangunan di Tanah Simalem ini," ujarnya.

Selain itu, Erry menjelaskan, bencana erupsi Gunung Sinabung yang sudah berlangsung selama 6 tahun terakhir ini tetap menjadi perharian pemerintah, baik pemerintah pusat, Sumut dan Pemkab Karo. "Percepatan relokasi pengungsi menjadi fokus utama dalam penanganan pengungsi Sinabung yang harus diselesaikan pada akhir tahun 2016 ini. Untuk itu, pemerintah baik pusat dan daerah harus tetap menjalin komunikasi yang intens agar program ini bisa berjalan lancar," katanya.

Selain itu, Gubsu mengimbau, semua pihak yang ada di Tanah Karo, tetap menjaga kerukunan. Sehingga keamanan di daerah tetap terjaga dengan baik dan tidak mudah dipecah-pecah oleh isu-isu yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.

Sementara itu, Bupati Karo, Terkelin Brahmana dalam sambutannya mengatakan, saat ini Pemkab Karo, instansi terkait dan seluruh komponen masyarakat Karo tetap bersatu dalam penanggulangan erupsi Gunung Sinabung. Hal ini terus dilakukan mengingat erupsi Sinabung berupa guguran lava, abu vulkanik dan luncuran awan panas masih berlangsung hingga saat ini.

Untuk itu, Terkelin berharap, dengan Kunker Gubernur, Kapoldasu dan Pangdam kali ini dapat memberikan masukan-masukan serta upaya-upaya terkoordinir dalam rangka penanggulangan bencana Sinabung.

Dalam kunjungan kerja ini, rombongan Gubsu yang didampingi Bupati Karo, Terkelin Brahmana dan unsur Forkopimda Karo, juga mengunjungi Posko Pengungsi GPDI di Kec. Simpang Empat, untuk memberikan bantuan bagi para pengungsi. "Buat pengungsi kita harapkan untuk bisa mentaati imbauan pemerintah untuk tidak memasuki zona merah, agar peristiwa tidak diinginkan tidak terjadi lagi," imbaunya.

# Kapoldasu Diberi Marga Ginting
Dalam kunjungan kerjanya yang pertama ke Kab Karo, Kapoldasu, Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel, beserta istri mendapat penabalan marga dari masyarakat adat Tanah Karo. Kapoldasu diberi marga Karo-karo, dan Ny Rycko Amelza mendapat marga Ginting.

“Ini suatu kehormatan yang luar biasa, pertama kali kedatangan kami di Tanah Karo mendapat sambutan yang begitu hangat dan penuh kasih sayang. Kami mengucapkan terima kasih semoga persaudaraan ini terjalin sampai akhir hayat kita,” ujar Kapoldasu, usai penabalan acara marga.

Selain itu, Kapoldasu beserta istri juga dipakaikan pakaian adat Karo berupa Topi Adat Karo, Selempang dan Sarung dalam upacara pemberian marga kepada orang nomor satu di kepolisian Sumut itu. ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar