GUNA menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang mengunjungi taman kota, Dinas Pertamanan Medan perlu melakukan perbaikan terhadap lampu-lampu yang sudah rusak. "Dinas Pertamanan harus benar-benar melakukan pengawasan terhadap petugas UPT (unit pelaksana teknis)," ungkap Ketua Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah (Pansus Ranperda) Kota Medan tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Medan TA 2015, M Nasir, saat membacakan rekomendasi hasil pembahasan Pansus saat sidang paripurna di gedung DPRD Medan, Rabu (5/10).
Menurutnya, masih banyaknya ditemukan taman-taman yang tak terurus, bukti kinerja Dinas Pertamanan Kota Medan belum maksimal dalam memelihara taman kota. Belum lagi keberadaan pedagang kaki lima (PK5) di beberapa taman. "Salah satu contoh taman yang tidak terurus adalah taman Teladan," imbuhnya.
Karenanya, politisi PKS itu minta Dinas Pertamanan membuat program penambahan mushala, toilet di taman, dan alat bermain bagi anak-anak di setiap taman kota. "Selama ini yang kita lihat taman selalu gelap, akibatnya taman itu berubah fungsi menjadi tempat mesum atau tempat hal-hal negatif lainnya. Taman itu harus terang benderang, sehingga tidak terkesan rawan," bebernya.
Nasir juga menyoroti pelayanan e-KTP di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) yang belum maksimal. Karena itu, dia minta agar pelayanan dilakukan melalui kantor kelurahan dan kecamatan.
Menurutnya, jumlah anggaran yang terserap di Disdukcapil hanya 79,23 persen. Tetapi, katanya, banyak kegiatan atau informasi pelayanan masyarakat di Disdukcapil yang tidak tersosialisasi ke masyarakat.
Kabid Program Dinas Pertamanan Kota Medan, Rahmad Sinuraya, membantah pihaknya kurang maksimal dalam memelihara taman kota. "Untuk taman Teladan itu, sudah lebih dari 5 kali ditertibkan PK5 nya," katanya.
Diakuinya, saat ini masih banyak PK5 yang berjualan di seputaran Taman Teladan. "Kalau fasilitas seperti lampu sudah kita benahi, termasuk memperindah seperti membuat pagar. Tapi, kondisi pagarnya saat ini sudah banyak yang rusak," tandas Sinuraya. ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar