Senin, 10 Oktober 2016

Tak Bertanggungjawab, Camat dan Lurah Bikin Banjir Rumah Warga

PENGAWASAN yang kurang dari camat dan lurah di Medan Baru menyebabkan warga menjadi korban. Rumah mereka kebanjiran.

"Jika camat dan lurah bertanggungjawab penuh dengan wilayah kerjanya, saya rasa hal ini tidak akan terjadi. Bayangkan saja, camat dan lurah tidak tahu jika ada warga menimbun parit bahkan membeton titi, sehingga parit tersumbat. Sudah itu membiarkan warga menutup parit, untuk tempat berdirinya warung. Saya benar-benar sangat kecewa," ungkap Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi, dengan wajah memerah, saat meninjau pengorekan drainase oleh Dinas Bina Marga Medan, Senin (10/10), di Jln Abdullah Lubis Medan, persis dekat persimpangan Jln Darussalam Kel Merdeka, Kec Medan Baru.

Apalagi Eldin mendapat laporan, kalau camat, lurah maupun kepala lingkungan, tak pernah menggelar gotong-royong. Padahal warga telah berulangkali mengeluhkan bajir. "Saya tidak ingin melihat hal seperti ini terjadi lagi. Jadi camat dan lurah harus bisa menterjemahkannya!," tandasnya.

Setelah parit dikorek sejak pagi sampai siang hari, air parit yang semula tergenang pun surut, mengalir lancar ke Sungai Putih. "Minimal seminggu sekali melakukan gotong-royong melibatkan masyarakat. Saya juga berharap agar warga tidak membuang sampah dalam parit lagi," pesannya.

Kadis Bina Marga Kota Medan, Khairul Syahnan, mengatakan, seluruh jajarannya saat ini siaga penuh  mengatasi musim penghujan disertai cuaca ekstrim. Begitu menerima laporan dari camat minta bantuan tenaga maupun alat berat, Syahnan langsung menindaklanjutinya. "Pokoknya kita siap membantu, terutama dalam mengatasi persoalan banjir," jelas Syahnan.

Menurut sejumlah warga, kawasan tersebut sudah cukup lama menjadi langganan banjir. Padahal sekitar 300 meter dari lokasi, ada drainase primer, Sungai Putih. Namun akibat penyumbatan, air parit tidak mengalir, terutama pada saat hujan deras. Sehingga meluap dan menggenangi jalan maupun rumah warga. ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar