Rabu, 08 Maret 2017

Wagubsu Dilantik, DPRD Sumut Kecewa Terlalu Lama

 HARI ini, Kamis 9 Maret 2017, di Jakarta, Presiden RI dijadwalkan akan melantik dan mengambil sumpah Brigjen TNI (Purn) DR Nurhajizah Marpaung SH MH, sebagai Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) sisa masa jabatan 2013-2018.

Nurhajizah merupakan calon Partai Hanura setelah Wagubsu HT Erry Nuradi diangkat menjadi Gubsu, menggantikan Gatot Pujo Nugroho yang tersandung hukum di KPK. Nurhajizah Marpaung terpilih sebagai Wagubsu melalui proses voting dalam Sidang Paripurna DPRD Sumut, setelah mengalahkan calon dari PKS HM Idris Lutfi Rambe, Senin 24 Oktober 2016, di gedung dewan Jln Imam Bonjol Medan.

Menanggapi itu, Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut, H Syamsul Qodri Marpaung Lc, menyatakan kecewa. Pasalnya, pengangkatan Wagubsu dinilai sudah terlalu lama, sehingga Provinsi Sumut banyak mengalami kerugian. "Kita kecewa. Gak tahu apa alasan begitu lama. Saya kritik pemerintah pusat. Pekerjaan Wagubsu memajukan Sumut jadi ikut terbengkalai," sesal Syamsul Qodri kepada M24, Rabu (8/3).

Lambatnya pelantikan Wagubsu diakui politisi PKS ini telah menorehkan asumsi negatif publik. Artinya, kinerja pemerintah pusat terkesan kurang mumpuni, bahkan diduga ada aktor sengaja bermain untuk mengganggu pemerintahan Sumut. Oleh sebab itu, lanjut legislator asal Dapil Sumut V ini, ke depan, pemerintah pusat jangan lagi gagal fokus dalam hal memproses pelantikan kepala daerah.

"Saya ucapkan selamat buat Ibu Nurhajizah. Semoga beliau bisa kerjasama dengan Gubsu HT Erry Nuradi. Jangan lupa, pengalaman empiris di Sumut membuktikan hubungan Gubsu dan Wagubsu kerap tidak harmonis. Gubsu dituding tidak mendelegasikan wewenang atau Wagubsu disebut melampaui wewenang," tutup Syamsul Qodri, sembari menambahkan, Wagubsu wajib diberi peran dan wewenang oleh Gubsu terkait tupoksinya.

Sebelumnya, M24 sempat mengkonfirmasi Nurhajizah Marpaung pasca terpilih sebagai Wagubsu. "Alhamdulillah, tapi ini tanggungjawabnya besar loh. Kita siap bekerjasama membantu Gubsu memajukan daerah dan kesejahteraan rakyat," ungkap ibu 1 putri itu.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar