Selasa, 24 Januari 2017

PDAM Tirta Deli Masih Punya Utang Rp2,9 M

MESKI hingga kini masih punya utang Rp2,9 miliar, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Deli tetap mendapatkan suntikan dana penyertaan modal Rp5 miliar (2016) dan Rp2,5 miliar (2017) dari Pemkab Deliserdang.

Bahkan, Pemkab Deliserdang juga telah menyiapkan dana penyertaan modal hingga tahun 2020 mendatang hingga mencapai Rp50 miliar. Padahal dengan suntikan dana bernilai fantastis tersebut, perusahaan kebanggaan milik Pemkab Deliserdang itu, tidak menghasilkan keuntungan apapun.

Informasi dihimpun, Selasa (24/1), terungkapnya utang PDAM Tirta Deli itu ketika pada 22 Juni 2015 lalu, Dirut PDAM Tirta Deli Ir Subahri Ritonga MM, melayangkan permohonan dana hibah ke Pemkab Deliserdang. Surat bernomor : 109/PDAM-TD/DS/VI/2015 berbunyi menindaklanjuti laporan hasil pemeriksaan (LHP) Inspektorat, terhadap pemeriksaan dengan tujuan tertentu atas PDAM Tirta Deli TA 2015 Nomor : 700.04/44/2015 tertanggal 26 Mei 2015, antara lain pada Bab I Poin 8 berbunyi "Terdapat utang PDAM Tirta Deli yang belum terselesaikan Rp3.427.789.200, berdasarkan data daftar utang dari bagian keuangan PDAM Tirta Deli

Selain pembayaran utang dimaksud agar dapat ditampung di P-APBD Deliserdang 2015, PDAM Tirta Deli juga mohon Pemkab Deliserdang memberi hibah, pengadaan 9 unit komputer senilai Rp95.400.000. Selain itu, biaya instalasi dan training program SISKA, untuk system rekening, penagihan, akutansi dan penyusunan anggaran Rp152 juta, meubiler 34 meja lengkap dengan kursi Rp79.730.000, 23 filing cabinet Rp79.062.500, pembuatan mushalla dan rehab aula/kamar mandi kantor pusat Rp75.000.000.

Kebag Keuangan PDAM Tirta Deli, Lisken Lumbanraja, menyebutkan, utang PDAM Tirta Deli sebanyak itu diantaranya utang pengadaan bahan. Seperti pipa, kolar (bahan perawatan), termasuk utang pajak air bawah tanah yang tidak terbayar dan pesangon pengawai yang belum dibayar. Mirisnya, kata Lisken, utang Rp3.427.789.200 ditinggalkan Dirut PDAM Tirta Deli sebelumnya, Wagito.

"Sejak tarif air naik 2016 lalu, sebagian hutang telah dicicil, diantaranya untuk membayar pesangon pegawai. Saat ini utang Rp2,9 miliar setelah dicicil," ujarnya.

Terpisah, Asisten II Bidang Perekonomian Pemkab Deliserdang, Saadah Lubis, ketika dikonfirmasi,  menyebutkan, penyertaan modal Rp5 miliar untuk menyelesaikan Kerjasama Operasional (KSO) antara PDAM  Tirtanadi dengan PDAM Tirta Deli, sebesar Rp4,7 miliar dan sisanya untuk dana operasional.

"Dana itu belum digunakan, menunggu penyelesaian KSO antara PDAM Tirtanadi dengan Tirta Deli. Kalau soal permohonan dana hibah yang diajukan PDAM Tirta Deli 2015 lalu, terealisasi Rp450 juta untuk hibah peralatan kantor dan pembuatan mushalla. Kalau untuk bayar utang tidak direalisasikan. Untuk menyehatkan PDAM Tirta Deli maka Pemkab Deli Serdang menyiapkan dana penyertaan modal Rp50 miliar hingga tahun 2020. Penyertaan modal itu agar pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat," paparnya. ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar