Senin, 02 Januari 2017

Listrik Padam 2 Malam Berturut di Lubuk Pakam

MASYARAKAT Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deliserdang kesal. Sebab, masyarakat di sana merayakan Tahun Baru 2017 dengan suasana yang gelap. Dua malam berturut-turut Lubukpakam seperti kota hantu, gelap.

Karim (45), warga Jalan Cokro Aminoto, mengatakan, jika warga menunggak, pihak PLN merasa kesal sampai-sampai tak jarang mereka memutus jaringan masyarakat. Tetapi, katanya, jika masyarakat kesal apa yang akan dilakukan terhadap PLN?. "Seperti suasana Tahun Baru ini, sudah dua malam di Kecamatan Lubukpakam mati Lampu, sehingga seperti kota hantu," katanya kepada M24.CO, Minggu (1/1) malam.

Saat diminta keterangan di Kantor Ranting PLN, di Jln Tengku Raja Muda Lubukpakam, tak seorangpun petugas yang ada di tempat. Hanya seorang Satpam yang enggan menyebutkan identitasnya. "Jika mau nanya masalah tentang mati lampu besok aja pak datang, saat ini gak ada petugas yang masuk,"  jelasnya.

Omset Pegadang Merosot
Akibat listrik padam yang terhitung lama, para pedagang di Kecamatan Lubuk Pakam menjadi sangat mengeluh dan kecewa. Karena suasana Tahun Baru ini merupakan saat yang mereka nantikan. Di suasana inilah mereka bisa mengeruk keuntungan lebih dari hari-hari biasa.

Tetapi, listrik padam dalam waktu yang panjang, membuat para pedagang menjadi putus asa dan kecewa. Karena apa yang sudah diharapkan sebelum hari H nya, ternyata tidak sesuai dengan rencana gara-gara listrik padam.

Nining (35), warga Pasar 4 Lubuk Pakam, pedagang buah di Jln Cokro Aminoto, juga sangat kecewa. "Sangat jauh berbeda bang. Gara-gara mati lampu yang sangat panjang ini hasil penjualan saya merosot 50 persen bang. Gimana saya gak kecewa di buat PLN ini. Karena jika kita tetlambat bayar malah didenda bahkan diputus mereka. Tapi tiba giliran kita yang kecewa ,mereka buang badan seperti gak ada kejadian," katanya.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar