TIM Gabungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan tertibkan kembali pedagang kaki lima (PK5) yang masih ngotot berjualan di seputaran Jln Sutomo sekitarnya, Sabtu (15/4) dinihari.
Penertiban dilakukan pukul 04.00 WIB usai gelar apel di depan Kantor PD Pasar, persis dekat Tugu Pertempuran Medan Area, Tugu Apollo. Enam ratus personel kembali diturunkan untuk 'membersihkan' kawasan Jln Sutomo sekitarnya dari PK5.
Tim gabungan dari SKPD terkait yang dibantu petugas Polrestabes Medan dan Kodim 0201/BS, membuat PK5 gelisah. Keinginan mereka menggelar lapak pun urung. Mereka khawatir akan jadi sasaran penertiban. Karena itu mereka memilih menunggu tanpa bongkar muat barang dagangann dari mobil pick-up.
Tim gabungan dipimpin Kasatpol PP Kota Medan, M Sofyan, menelusuri kawasan Jln Sutomo yang selama ini digunakan sebagai lapak transaksi jual beli sayuran dan buah. Untuk Jln Sutomo, tak satu pun yang berani beraktifitas, sehingga kawasan itu bersih dari PK5.
Aktifitas PK5 baru terlihat di seputaran Jln Bulan simpang Jln Veteran serta kawasan eks Kantor RRI Jln FL Tobing. Tim gabungan mengamankan barang dagangan yang dijajakan di badan jalan. Meski para pedagang, terutama kaum ibu, meronta-ronta mempertahankan dagangannya, namun tim gabungan lebih gesit dan kuat.
Sayuran dan buah pedagang diangkut menggunakan truk, termasuk meja dan tenda diamankan. Dan selama dua hari penertiban, tim gabungan menyita 3 truk pedagang penuh muatan. "Seluruh barang PK5 kita kumpulkan di markas Satpol PP Jln Adinegoro Medan. Barang-barang itu bisa mereka ambil setelah membuat pernyataan untuk tidak berjualan kembali di seputaran Jln Sutomo dan sekitarnya," kata Sofyan.
Menurut Sofyan, efektifitas penertiban yang dilakukan selama ini mulai kelihatan. Jumlah PK5 di seputaran Jln Sutomo sekitarnya sudah jauh berkurang. Selain takut barang dagangannya ditertibkan, Sofyan mengatakan, pihak PD Pasar telah menyediakan sejumlah pasar tradisionil utuk menampung PK5 dari Jln Sutomo sekitarnya. Termasuk Pasar Induk Lau Cih Medan Tuntungan.
Dikatakan Sofyan, para PK5 saat ini begitu melihat tim gabungan datang, mereka kebanyakan langsung mengurungkan niat berjualan. "Mereka takut rugi karena barang dagangannya akan ditertibkan. Mereka baru berjualan setelah tim gabung pergi. Itu sebabnya kita melakukan penertiban sampai pagi hari. Dengan demikian para pembeli akan mencari sayuran maupun buah di pasar lain," paparnya.
Sofyan juga menegaskan, penertiban akan terus dilakukan tim gabungan sampai tak ada lagi PK5 yang menggelar lapak di kawasan Jln Sutomo sekitarnya. "Jika tidak ingin rugi, saya kembali mengimbau kepada seluruh PK5, agar tidak berjualan lagi di Jln Sutomo sekitarnya. Berjualanlah di lokasi yang telah disediakan Pemko Medan melalui pihak PD Pasar," tandasnya. ***

Tidak ada komentar:
Posting Komentar