Pengembangan Smart City di Kota Binjai ternyata menjadi acuan dari berbagai daerah untuk melakukan studi banding. Salah satunya Pemerintah Kota (Pemko) Palu Provinsi Sulawesi Tengah.
Sekdako Palu, Asri SH, dalam pertemuan dengan Sekdako Binjai, M Mafullah P Daulay SSTP MAP dan Koordinator Tim Korsub Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Adliansyah Nasution, di rumah dinas Walikota Binjai, Senin (15/5) malam, mengatakan, kunjungan dalam rangka melihat dan mempelajari Binjai Smart City serta bisa menerapkannya di Kota Palu.
"Guna mewujudkan Palu kota cerdas atau smart city, memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Untuk itu kami berkunjung ke Binjai," ungkap Asri SH.
Menurutnya, upaya Pemko Binjai dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan sudah terlihat. "Dengan aplikasi e-Goverment yang sudah diluncurkan, terlihat jelas transparansi peran masyarakat dalam membangun," terang Asri.
Kedatangan pejabat Pemko Palu ternyata tidak lepas dari peran Koordinator Tim Korsub Pencegahan KPK Adliansyah Nasution. Pria yang akrab dipanggil Coky ini, mengatakan, pihaknya yang mengajak Pemko Palu ke Binjai. Alasannya, karena Pemko Binjai dinilai berhasil menerapkan aplikasi smart city dan telah memiliki Command Center.
"Terinspirasi dengan apa yang telah dilakukan Pemko Binjai dalam melaksanakan program Smart City. Terlebih Pemko Binjai telah memiliki Binjai Command Center (BCC), yang sudah memiliki berbagai macam program dan aplikasi, untuk memberi pelayanan kepada masyarakat," kata Coky.
Menanggapi ini, Sekdako Binjai, M Mafullah P Daulay, mengatakan, Binjai Smart City ini merupakan program Walikota Binjai HM Idaham, demi terciptanya peningkatan pelayanan publik yang lebih akuntabel, transparan dan lebih interaktif.
"Binjai Smart City adalah mimpi Walikota HM Idaham yang terwujud menjadi nyata. Diawali oleh KPK yang melakukan inisiasi kepada kabupaten/kota di Sumut untuk membangun e-government," ungkap Mafullah.
Selanjutnya, jelas Mahfullah, Pemko Binjai menindaklanjuti kerjasama dengan Politeknik Negeri Medan, yang menunjuk seorang dosen dan lima mahasiswa. Mereka inilah yang bekerja melahirkan aplikasi e-Musrenbang, e-Ra, e-Masyarakat, e-Perizinan dan e-Dokter. "Alhamdulillah Pemko Binjai berhasil melakukan grand launching lima aplikasi dan Binjai Command Center sebagai ruang kendali smart city," jelasnya.
Ditambahkannya, Pemko Binjai akan terus menambah dan menyempurnakan beberapa aplikasi e-gov sesuai visi Walikota HM Idaham tahun 2016-2021, untuk mewujudkan Binjai sebagai Kota Cerdas.***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar